Yamato Grace Kesehatan Makanan Pemicu Serangan Jantung Menurut SehatQ.com

Makanan Pemicu Serangan Jantung Menurut SehatQ.com

serangan jantung

Sampai saat ini angka kematian dari serangan jantung memang cukup tinggi. Info penyakit mengenai jantung padahal sudah cukup jelas, namun masih banyak orang salah penanganan terhadap para korban yang terkena serangan di tempat umum . Jadi tidak ada salahnya melakukan edukasi kembali

Jenis-jenis Makanan Pemicu Serangan Jantung

Punya riwayat penyakit jantung memang meresahkan bagi penderitanya. Untuk menghindari adanya kemungkinan terkena serangan di waktu yang tidak tepat sebaiknya Anda lakukan pencegahan dan hindari berbagai hal lainnya termasuk makanan berpotensi memicu kondisi darurat.

  1. Junk Food atau Makanan Cepat Saji

Pertama jenis makanan yang harus dihindari oleh para penderita penyakit jantung adalah makanan cepat saji atau junk food. Termasuk diantaranya adalah burger, ayam goreng dan teman-temannya. Hal tersebut bisa memicu kerja jantung menjadi lebih cepat dibandingkan saat keadaan normal.

Kandungan lemak jenuh yang begitu tinggi tidak bisa ditolerir oleh tubuh sehingga langsung berdampak ada jantung. Apalagi jika Anda mengkombinasikannya dengan karbohidrat nasi atau kentang goreng. Perpaduan tersebut mengancam kesehatan jantung menjadi semakin buruk.

2 Minuman Bersoda

Selanjutnya banyak info penyakit jantung juga menyebutkan jika minuman bersoda juga punya peran penting untuk membuat detak atau debaran dalam jantung terasa semakin kencang. Mengonsumsinya walaupun dalam jumlah sedikit saja sudah berbahaya apalagi sampai sekaleng.

Kandungan gula yang ada dalam minuman bersoda tersebut berpotensi besar membuat detak jantung semakin cepat melebihi kapasitas normal yang kurang dari 100 kali per menit. Jadi bagi Anda yang punya riwayat jantung jangan sampai makan junk food minumnya soda ya.

3 Saus Tomat

Mungkin jenis makanan satu ini sering terlewatkan oleh beberapa orang. Saus tomat ternyata juga punya sumbangsih besar atas terjadinya serangan jantung. Kandungan sodium dalam saus tomat tinggi sehingga berpotensi mengakibatkan kenaikan tekanan darah dalam tubuh.

Hampir semua saus tomat kemasan memiliki kandungan sodium yang tinggi, sehingga tidak bisa dilarutkan dengan cepat oleh tubuh dan membuat jantung sensitif terhadap sodium hingga akhirnya membuat sesak dan nyeri pada dada. Jika ingin makan saus tomat lebih baik buat saja sendiri .

4 Daging Olahan

Makanan selanjutnya yang sering menjadi favorit kebanyakan orang, yakni daging olahan. Hot dog, sosis, nugget maupun bacon adalah beberapa olahan dari daging yang tidak bisa dikonsumsi oleh orang dengan riwayat penyakit jantung. Jika melanggar maka akibatnya akan fatal.

Dalam berbagai macam olahan daging tersebut terdapat kandungan garam yang amat tinggi. Jika terus menerus dikonsumsi maka berpotensi mengakibatkan jantung menjadi tidak sehat. Bagi yang sudah ada riwayat penyakit kronis stroke dan lainnya maka bisa lebih memperburuk keadaan.

5 Daging Merah

Terakhir adalah jenis makanan dari daging merah. Baik yang pakai sayur, sop , tumis atau apapun itu semuanya tidak diperbolehkan dikonsumsi oleh orang-orang dengan penyakit jantung. Jika dikonsumsi secara berlebihan takutnya akan terjadi serangan jantung.

Potensi serangan jantung akan meningkat signifikan jika Anda tidak bisa disiplin dalam menerapkan pola hidup sehat. Menghindari stress dan tentunya cukup konsumsi olahan makanan sehat yang direkomendasikan oleh dokter.

Berbagai macam info penyakit jantung juga bisa Anda cari melalui internet atau buku bacaan tentang kesehatan. Dengan begitu tidak terlalu panik jika tengah berada di situasi yang darurat seperti tiba-tiba teman atau keluarga mengalami serangan jantung. Semoga bermanfaat.

 

Related Post

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Kabupaten Sumba Tengah: Membangun Profesionalisme dan Kontribusi untuk Kesehatan MasyarakatPersatuan Ahli Farmasi Indonesia Kabupaten Sumba Tengah: Membangun Profesionalisme dan Kontribusi untuk Kesehatan Masyarakat

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan organisasi profesi yang memiliki peran penting dalam mengembangkan dan meningkatkan standar profesi farmasi di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu cabangnya yang menonjol adalah